Gaya Hidup Sehat Untuk Ibu Hamil

Tapi sebelum itu, saya akan mejelaskan secara singkat apa itu gaya hidup sehat ? Nah, secara umumnya gaya hidup sehat merupakan prilaku kehidupan yang terbebas dari segala problem baik itu jasmani (fisik) maupun rohani (mental). Gaya hidup sehat juga merupakan komitmen jangka panjang atas dasar memanfaatkan kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh atau jasmani anda dan kehidupan/rohani anda.
Banyak pasangan yang baru menikah pasti mempunyai impian untuk memiliki keturunan ! Termsuk anda yang baru menikah bukan ? Tidak sedikit impian ingin memiliki anak laki-laki terlebih dahulu dan ada juga yang sebaliknya, bahkan ada yang ingin mempunyai anak kembar.
Harapan tersebut bisa saja terjadi, jika setiap pasangan yang sudah menikah mengidam-idamkan sikecil mungil dan menggemaskan.  Begitu juga dengan anda bukan ?
Kehamilan adalah masa yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Namun banyak orang yang belum memiliki pengalaman atau pengetahuan sehinnga mereka menyepelekan hal-hal penting ini.
Hal yang berakibat fatal bisa saja terjadi bagi ibu hamil jika mereka tida waspada dan berhati-hati dengan kehamilannya. Seperti keguguran, tentu anda sekeluarga tidak mau terjadi hal seperti itu bukan.
Maka dari itu, banyak yang harus di perhatikan oleh calon ibu hamil/hamil muda dan mementingkan kesehatan pada saat kehamilan muda.
Nah, apa sih yang di maksud  kehamilan muda ? dan apakah kehamilan muda penting di ketahuai oleh calon ibu muda?
Menurut ahli kesehatan, Bisa di katakan kehamilan muda jika usia dalam masih sangat muda, yaitu berusia 22 minggu atau sering disebut sebagai trimester pertama.
Pada masa terbeut janin masih tergolong lemah dan sangat rentan.
Jika ibu telah berusia di atas 40 tahun, maka potensi keguguran sangat besar terjadi
Dan jika kondisi rahim ibu lemah, maka ibu akan menderita suatu penyakit tertentu.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, para ibu harus melakukan gaya hidup yang sehat untuk menjaga kehamilan muda. Menurut survei membuktikan bahwa janin yang dikandung  80% dipengaruhi oleh ibu selama kurang lebih 9 bulan. Apa pun aktivitas yang dilakukan akan berpengaruh pada janin.
Banyak hal yang mesti dilakukan dan yang idak boleh dilakukan ibu hamil. Disini saya punya beberapa tips gaya hidup sehat untuk ibu hamil/hamil muda ;

5 tips sehat bagi ibu hamil dalam menjaga kehamilannya :

#1 Menghindari aktivitas-aktivitas yang berat
Fenomena selanjutnya yang umum terjadi pada ibu hamil muda di saat minggu-minggu awal kehamilan yaitu mudah lelah dan memiliki tekanan darah yang rendah.
Kondisi ini sangat rentan dan parahnya dapat menyebabkan keguguran pada janin.
Apa yang seharusnya calon ibu lakukan? Hendaknya, membatasi aktivitas yang akan dilakukan. Jangan memaksakan diri untuk melakukan aktivitas-aktivitas berat. Jangan berdiri atau berjalan terlalu lama!
Kurangi kesibukan dalam mengerjakan tugas kantor yang dapat menyebabkan stres.
Milikilah waktu istirahat yang cukup! Sebaiknya, jangan terlalu lama mengambil waktu istirahat, karena hal ini akan membuat tubuh Anda menjadi lemas dan tidak nyaman.
Senam Kehamilan
Senam kehamilan dapat Anda lakukan. Ada 7 manfaat yang ibu peroleh jika rutin melakukan senam kehamilan, yaitu:
Membantu menghindari pertambahan berat badan yang berlebihan.
Membuat tidur lebih nyenyak.
Memperkuat jantung dan paru.
Memperkuat sendi.
Mengencangkan otot.
Meredakan nyeri dan sakit yang dirasakan di masa kehamilan.
Meringankan nyeri akibat pertambahan beban pada tulang belakang.
#2 Menjaga asupan Nutrisi (Makanan yang Sehat)
Cara pertama yang perlu dilakukan oleh ibu hamil muda dalam menjaga kehamilan yaitu dengan mengatur asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
Memang biasanya, saat masa kehamilan muda, para wanita kehilangan nafsu makan. Selain itu juga, para wanita sering mengalami mual jika mengonsumsi makanan tertentu.
Fenomena ini adalah kejadian yang wajar yang dialami oleh para ibu hamil muda.
Apapun kondisi dan situasinya, makanan itu tetap harus menjadi asupan nutrisi dan gizi yang bagi tubuh Anda.
Ibu hamil muda wajib mengonsumsi makanan sehat yang dianjurkan untuk menjaga kehamilannya. Dengan mengonsumsi makanan sehat, maka calon ibu dapat mencegah terjadinya gangguan pada kehamilan.

Pola makanan yang sehat ini bisa dikatakan sebagai prioritas pertama. Itu merupakan anjuran dan saran dari dokter.
Jika ibu ingin melahirkan anak yang sehat, maka selama masa kehamilan, calon ibu harus mendapatkan gizi dan nutrisi dari makanan yang cukup.
Seperti yang ibu ketahui, bahwa dalam memilih makanan ingatlah dengan 4 sehat 5 sempurna. Makanan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan susu.
Salah satu contoh makanan yang baik untuk menjaga kesehatan ibu hamil muda adalah sayuran, ubi jalar, ikan salmon dan susu ibu hamil.
Berikut ini makanan yang membahayakan kesehatan janin, yang harus calon ibu hindari, yaitu:
Pengawet atau zat adiktif kimia, contohnya adalah mie, alkohol, soda dan lain sebagainya.
Kurangi makanan yang berminyak seperti gorengan, martabak, burger dan lain sebagainya.
Kopi dan coklat diperbolehkan untuk dikonsumsi tapi hanya pada takaran kecil saja (1 minggu hanya 2 kali). Kopi dan coklat dapat menyebabkan naiknya tekanan darah yang berujung pada gangguan janin.
Makanan yang mengandung lemak. Makanan berlemak dapat menyebabkan obesitas bahkan diabetes pada anak yang dikandung.
Diet Sehat Versi Ibu Hamil
Diet sehat yang dimaksud pada penjelasan ini berbeda dengan diet yang dilakukan oleh orang pada umumnya. Berbeda juga dengan diet yang dilakukan oleh penderita diabetes.
Diet sehat versi ibu hamil yaitu mengontrol asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh agar tidak berlebihan. Anda harus mengontrol berat badan. Jangan sampai Anda terkena diabetes melitus tipe 2 pada janin.
Agar calon ibu terbebas dari penyakit tersebut, terapkanlah gaya hidup sehat, yaitu dengan:
Berjalan kaki pada pagi hari setiap hari selama 20 menit, Makan dengan cukup, jangan sampai mengalami kekenyangan.
#3 Mengelola Setres
Bagi calon ibu yang memutuskan untuk bekerja saat hamil, perlu mengatasi serta mengatur waktu dan kondisi yang baik untuk kesehatan diri sendiri.
Jangan sampai pekerjaan itu bisa membuat ibu mengalami stres yang berkepanjangan!
Disamping itu, secara alamiah, biasanya para wanita sering mengalami bad mood saat sedang hamil muda. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi hormon yang tidak stabil.
Stres dan kondisi kejiwaan yang labil akan berpengaruh besar terhadap kesehatan bayi dalam kandungan.
Praktikkan olahraga dan latihan pernapasan secara rutin setiap harinya untuk memperlancar peredaran darah dan mengelola emosi.
Jangan lupa untuk selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa agar selalu diberi kesehatan dan keselamatan.
#4 Melakukan Kegiatan-kegiatan Positif
Selama memiliki waktu yang cukup, cobalah untuk melakukan beberapa aktivitas yang positif. Kegiatan ini dipercaya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan Anda dan janin Anda, serta berdampak positif bagi kehidupan Anda.
Ada beberapa gaya hidup sehat yang dapat Anda lakukan demi tercapainya persalinan yang lancar.
Memperhatikan Posisi Tidur yang Baik
Hal yang dianggap sepele bagi beberapa orang ini ternyata memiliki pengaruh yang cukup banyak. Posisi tidur yang baik akan mempengaruhi tingkat risiko cacat pada janin yang rendah.
Janin akan mengalami cacat fisik maupun cacat lahir jika perkembangan janin tertindih oleh posisi tidur yang salah.
Bagaimana posisi tidur yang baik? Lakukan posisi terlentang, atau posisi kanan dan posisi kiri. Jangan melakukan posisi tidur yang tengkurap!
Menghindari Polusi Udara
Menghindari polusi udara sama halnya dengan menghindari asap rokok yang memiliki dampak buruk zat kimia.
Udara tercemar yang mengandung unsur gas berbahaya (seperti CO2, NO, SO2 dan gas berbahaya lainnya) akan mengakibatkan hal yang buruk bagi kesehatan ibu dan janin.
Sebisa mungkin Anda harus menghindari polusi udara selama masa kehamilan Anda.
Melakukan Konsultasi Kesehatan Janin Setiap Bulan
Jika Anda sudah menerapkan gaya hidup sehat untuk ibu hamil muda, maka Anda juga perlu melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan.
Hal ini berguna untuk menjawab segala permasalahan yang Anda alami, yaitu:
Mengetahui kesehatan diri Anda sendiri serta kesehatan janin.
Mengetahui gaya hidup sehat yang dapat dipraktikkan selama masa kehamilan.
Memantau perkembangan janin dari waktu ke waktu.
Mendapatkan saran-saran bermanfaat dari para ahlinya.
Dan lain sebagainya.
Tubuh yang Sehat Membuat Dana Persalinan yang Tidak Membengkak
Masa kehamilan muda merupakan masa yang sangat rentan terjadinya keguguran atau kematian pada bayi.
#5 Hindari mengkonsumsi Obat, Rokok, Kafein dan Alkohol
Jauhi segala jenis asupan yang dapat merangsang kerja jantung dan otak berlebihan, yaitu dengan menghindari konsumsi obat-obatan, rokok, alkohol dan kafein.
Tentunya, asupan ini sangat tidak diperlukan dan tidak berguna bagi kesehatan tubuh ibu hamil dan kesehatan janin.
Konsumsi Obat-obatan
Obat-obatan yang dikonsumsi dapat membahayakan janin. Hal ini dikarenakan kandungan obat-obatan lebih banyak berbahan dasar kimia.
Jika Anda sakit dan terpaksa harus mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya Anda konsultasi dulu dengan dokter, biarkan dokter memberikan obat yang boleh Anda konsumsi.

Dokter akan memberikan resep kepada ibu hamil yang berbeda dengan resep kepada orang sakit umumnya.
Dengan Anda tidak mengonsumsi sembarangan obat-obatan, maka Anda akan terhindar dari risiko keguguran pada bayi, bayi prematur dan autis.
Konsumsi Rokok (Perokok Aktif atau Perokok Pasif)
Saat tidak hamil pun, merokok dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan. Apalagi jika ibu hamil!
Rokok Membunuhmu

Hal yang paling umum terjadi ketika ibu mengonsumsi rokok (sebagai perokok aktif) pada saat masa kehamilan adalah :
*Mengidap gangguan pernapasan.
*Melahirkan bayi dengan kondisi badan  yang kurang sehat.
*Menghambat keluarnya ASI.
*Mematikan atau keguguran janin.
Bagaimana jika anda menjadi perokok pasif, yang menghirup asap rokok orang lain?
Anda akan mendapatkan risiko 4x lebih berbahaya daripada mendapatkan risiko dari perokok aktif. Hal ini dikarenakan zat adiktif kimia dari pembakaran tembakau tidak sempurna yang lebih berbahaya bagi kesehatan.
Berikut ini beberapa efek berbahaya dari asap rokok bagi janin, yaitu:
Cacat fisik.
Cacat lahir.
Kematian saat bayi lahir.
Rendahnya berat badan bayi lahir.
Organ rusak.
Gangguan pernapasan.
Kelahiran prematur.
Konsumsi Alkohol dan Kafein
Mengonsumsi alkohol dan kafein saat masa kehamilan dapat mengganggu dan menghambat pertumbuhan bayi dalam kandungan.
Bahkan, ada beberapa dokter yang menyebutkan bahwa ibu yang mengonsumsi alkohol dan kafein memiliki risiko lebih besar dalam melahirkan anak tidak sempurna. Risiko lainnya yang akan dialami adalah keguguran di awal kehamilan.
Kafein dalam kopi dan teh perlu dikurangi takaran atau dosis konsumsinya. Akan lebih baik, jika anda menghindari konsumsi kafein!
Ternyata, kafein dapat mempengaruhi kadar zat besi dalam darah. Hal ini dapat menimbulkan anemia (kekurangan darah) yang lazim diderita oleh wanita yang sedang hamil.
Ingat! Lakukan 5 tips yang sudah dijelaskan untuk kehidupan hamil anda yang lebih baik, yaitu:
Menjaga asupan nutrisi (makanan sehat).
Menghindari aktivitas-aktivitas yang berat.
Menghindari konsumsi obat, rokok, alkohol dan kafein.
Mengelola stres.
Melakukan kegiatan-kegiatan positif.
Jika ibu hamil melakukan 5 tips ini, niscaya kesehatan anda dan kesehatan janin akan terjamin dalam kondisi yang baik.
Inilah dampak yang baik bagi kesehatan keuangan keluarga Anda, dimana dana persalinan tidak membengkak!

0 Response to "Gaya Hidup Sehat Untuk Ibu Hamil "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel